Folksinsight.com – Kecelakaan beruntun yang melibatkan setidaknya lima kendaraan terjadi di Kilometer 432C Tol Jangli–Gayamsari, Semarang, pada Sabtu (22/11/2025) sekitar pukul 12.30 WIB. Insial maut ini menewaskan dua orang dan menyebabkan kemacetan parah di ruas tol tersebut.
Berdasarkan informasi awal dari Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, kecelakaan dipicu oleh sebuah truk trailer pengangkut seng yang diduga mengalami rem blong.
"Truk trailer yang bermuatan seng diduga mengalami gagal rem, kemudian menabrak truk tangki pengangkut limbah yang ada di depannya," jelas AKBP Yunaldi di lokasi kejadian.
Dampak tabrakan itu beruntun. Truk tangki limbah yang ditabrak dari belakang terdorong dengan keras hingga menabrak sebuah Toyota Alphard dan beberapa mobil pribadi lainnya. Muatan lembaran seng dari truk trailer berhamburan di badan jalan, sementara cairan limbah dari tangki tumpah, membuat permukaan aspal menjadi gelap dan licin.
Dua Korban Meninggal Dunia

Foto Hanya Ilustrasi
Kedua korban yang meninggal dunia adalah sopir truk tangki limbah dan sopir Toyota Alphard. Sopir Alphard telah diidentifikasi sebagai Tri, warga Gayamsari, yang berprofesi sebagai sopir pribadi. Identitas lengkap keduanya masih dalam pendataan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Hengki, seorang pengendara lain yang selamat dari musibah ini, menggambarkan detik-detik mengerikan tersebut. "Bentuannya sangat keras. Saya melihat langsung dua orang di lokasi kejadian sudah tidak sadarkan diri," ujarnya, yang masih terlihat syok.
Lalu Lintas Sempat Terhenti, Polisi Ingatkan Fokus Berkendara
Akibat insiden ini, arus lalu lintas menuju Semarang sempat terhenti total selama beberapa jam. Pembersihan lokasi dilakukan secara intensif, dan pada sore harinya, arus lalu lintas dilaporkan telah kembali normal.
Di tengah proses evakuasi, AKBP Yunaldi juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengendara yang melintas di lokasi kejadian. "Kami himbau untuk tidak merekam video atau berhenti yang justru dapat mengganggu proses evakuasi dan lalu lintas. Pengendara diharapkan tetap fokus pada keselamatan berkendara," tegasnya.
Penyebab pasti dan kronologi lengkap kecelakaan masih dalam penyelidikan lebih mendalam oleh Unit Laka Polrestabes Semarang.